Fakultas Teknik - Teknik Sipil, JETESI Vol. 1 No. 1, Januari 2014 (Views: 236)
EFEKTIFITAS KELAYANAN TRANSJAKARTA DI IBUKOTA ( STUDI KASUS PADAKORIDOR I BLOK M - KOTA )
Niningtamher
ABSTRAK
Transjakartamerupakansaranaangkutanumummassal yang berada di DKI Jakarta danpertama kali ada di Indonesia denganmoda bus dimanakendaraan akan berjalan pada lintasan khusus yang berada di sisikananjalan.Transjakartamerupakansarana yang cukupdiminatiolehmasyarakat Indonesia karenalebihcepat, aman, dannyaman.Tujuandaritugasakhiriniuntukmengetahui efektifkah transjakarta sebagai moda transportasi yang banyak diminati masyarakat dan pengaruhnya terhadap kemacetan di Ibukota Jakarta. Untuk menganalisa variabel kinerjapadalalulintasjalankoridor 1 Blok M - Kota dibantu dengan Manual Kapasitas Jalan Indonesia ( MKJI ) 1997.Pada pendekatan MKJI,variabelnya adalah ukuran kota, arah arus, volume dan kecepatan Sedangkan untuk analisa responden transjakarta Khususnya untuk koridor 1 Blok M- Kota dilakukan dengan pembagian kusionerpadaduatitikhalteyaitupadahalte Masjid AgungdanhalteSarina. Dari hasil yang didapatuntuklalulintasjalan MH.Thamrinyaitu memiliki nilai derajat kejenuhan lebih besar dari o,8 yaitu 1,44 sehingga tingkat pelayanannya D dengan kecepatan <21 km/jam pada hari jumat waktu sibuk pulang kerja (16:00 – 20:00), bus transjakarta dioperasikan setengah dari jumlah yang seharusnya dioperasikan yaitu pada hari senin (05:00-06:00)15 bus dari 30 bus yang harus beroperasi, menyebabkan pada jam tersebut penumpang transjakarta berdesak – desakan dalam satu bus yang kapasitas maksimumnya hanya 160 orang, karena penumpang telah menunggu selama 15 menit atau lebih, sehingga transjakarta koridor 1 Blok M – Kota masih belum efektif.
Kata kunci: Transjakarta, Kemacetan, Efektif