Fakultas Teknik - Teknik Sipil, JETESI Vol. 1 No. 1, Januari 2014 (Views: 399)
KAJIAN KEMACETAN PADA GERBANG KELUAR PINTU TOL BEKASI BARAT GUNA PENINGKATAN PELAYANAN TERHADAP MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA GERBANG TOL KELUAR BEKASI BARAT)
Zulham Chandra
ABSTRAK
Dalam rangka mendukung pergerakan lalu lintas dijalan tol secara aman, nyamandan efisien, salah satu aspeknya terkait dengan sistem pengumpulan tol dan kapasitas gerbang tol.Sistem pengumpulan tol adalah suatu rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan transaksi tol berupa proses pelayanan, Pada prinsipnya proses sistem pengumpulan tol harus didasarkan pada pelayanan yang cepat, tepat, aman dan nyaman pada pengguna tol, dan dengan didukungnya kapasitas gerbang yang sesuai dengan kebutuhan gerbang saat ini. Gerbang keluar tol Bekasi Barat merupakan gerbang yang melayani kendaraan yang menggunakan jasa pelayanan jalan Tol Jakarta-Bekasi Barat.Pada Gerbang ini sistem pengumpulan tol yang digunakan adalah sistem terbuka yang berfungsi untuk melayani pembayaran tol kep ada pemakai jalan tol dan hanya memilik I gardu keluar.Arus lalulintas datang dari arah Jakarta yang tingkat kedatangan pada jam sibuk sore hari di gerbang keluar tol Bekasi Barat sebesar 1590 kend/jam dengan pola kedatangan tersebut mengikuti pola Distribusi poisson. Sistem gerbang dibedakan menjadi 2 yaitu, gerbang konvensional dan gerbang Tol otomatis (GTO). Waktu pelayanan rata-rata pada jam sibuk sore hari, untuk konvensional adalah sebesar 11.03 detik/kendaraan atau dan gerbang tol otomatis adalah sebesar 3.56 detik/kendaraan.Untuk mengetahui permasalahan Gerbang Keluar Tol Bekasi Barat pada saat ini, dilakukan analisis dengan metoda sistem antrian Multiple Queue Station(antrian saluran ganda) dan Single Station(antrian saluran tunggal). Dari hasil analisis untuk kerja gerbang tersebut ternyata gerbang keluar Tol Bekasi Barat hampir mendekati jenuh ditandai dengan ratio intensitas lalu lintas (ρ)yaitu:(gardu 10) ρ = 0.963.
Kata kunci: Jalan Tol, Waktu Pelayanan, Kemacetan